Ingin Tidur Sehat? Jangan Biarkan Lampu Kamar Menyala

sleeping
Tidur merupakan kebutuhan alami setiap orang. Orang yang tidak makan selama beberapa hari masih bisa bertahan dibandingkan orang yang tidak tidur selama beberapa hari. Saat kita tidur metabolisme ditata kembali, sel-sel dalam tubuh melakukan regenerasi untuk menggantikan sel-sel yang mati. Namun banyak dari kita tidak memperhatikan cara tidur yang baik, diantaranya masih menyalakan lampu kamar saat tidur.

Tahukah Anda bahwa tidur dengan diterangi lampu kamar memiliki banyak dampak negatif. Meskipun mata kita dalam keadaan terpejam namun cahaya yang berasal dari cahaya lampu kamar masih bisa ditangkap oleh mata kita, artinya saat kita tidur mata kita tidak sepenuhnya beristirahat. Sehingga pada saat bangun sering terasa bahwa mata kita tidak merasa segar sepenuhnya.

Selain itu, kebiasaan tidur dalam keadaan lampu menyala juga erat kaitannya dengan potensi penyakit kanker. Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian keluar negeri melintas zona waktu serta lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin. Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.

Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan bahwa“Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”. Dari hasil penelitian yang lain diketahui bahwa jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang diantaranya meninggal dunia.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia yang diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur. Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara pukul 9 malam sampai dengan pukul 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.

Pada kenyataannya, orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Oleh karena itu, biasakanlah mematikan lampu kamar saat tidur. Bagi para orang tua disarankan untuk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapan.

-dari berbagai sumber-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s